Jaket merupakan pakaian yang memiliki fungsi utama menjaga tubuh agar tetap hangat, mengurangi rasa dingin dari cuaca dan angin. Seiring berkembangnya zaman, pandangan masyarakat akan penggunaan jaket mulai merambah pada fungsi estetika. Jaket memiliki beragam jenis, naik berdasarkan model maupun bahan dasar kain untuk pembuatan jaket. Jenis jaket sendiri masih dapat dikategorikan kedalam jenis jaket tebal dan tipis, jenis jaket yang anti air dan menyerap air atau bahkan tidak tembus angin. Namun, tidak semua jenis kain dapat dijadikan sebagai bahan dasar dalam pembuatan jaket atau sesuai dengan model jaket.

Jenis kain bahan dasar jaket

  1. Kulit

Pembuatan jaket yang pertama adalah menggunakan kulit. Pada zaman dahulu, masyarakat purbakala telah menggunakan kulit sebagai bahan dasar pembuatan baju untuk menahan dinginnya cuaca dan angin. Di era sekarang ini, penggunaan kulit juga dapat diterapkan sebagai bahan dasar pembuatan jaket selain dari jenis kain. Untuk pembuatan jaket berbahan dasar kulit sendiri dibagi menjadi dua ketegori yakni kulit alami yang pada umumnya berasal dari kulit hewan asli seperti sapi, domba, ular, buaya, beruang, harimau, rusa dan lain sebagainya. Sedangkan untuk kategori yang kedua adalah kulit sintesis atau kulit buatan yang dibuat dari jenis plastik atau zat kimia lainnya. Perbedaan jenis jaket kulit alami dan sintesis yang mencolok terletak pada tekstur kulit asli yang lentur, warna kusam, tekstur kasar atau bermotif timbul. Sedangkan untuk kulit sintesis teksturnya lembut tidak kasar, permukaanya halus tidak bermotif timbul, dan untuk warna mengkilap dan mencolok.

  1. Taslan

Taslan merupakan jenis kain untuk pembuatan jaket yang memiliki sifat tahan air dan tidak tembus angin. Bahan yang hampir mirip dengan parasut ini memiliki perbedaan yakni lebih tebal dibandingka dengan kain jenis parasut, lembut, ringan dan kuat.

  1. Fleece

Jenis kain fleece merupakan perpaduan dari cotton dan wool. Terdapat berbagai macam jenis kain fleece diantaranya adalah cotton fleece, polar fleece, polyester fleece, dan CVC fleece. masing masing dari jenis kain fleece memiliki kelebihan dan karakteristik masing-masing.

 

Leave a Reply